KONTEKS.CO.ID - Sulawesi Tengah kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat produksi durian nasional yang siap menembus pasar global.
Pengiriman ratusan ton durian beku ke China menjadi bukti kesiapan daerah ini dalam memenuhi standar ekspor internasional.
Data pemerintah daerah mencatat, provinsi ini memiliki sekitar 3,7 juta pohon durian dengan total produksi mencapai 95.140 ton sepanjang 2025.
Baca Juga: Ekspor Langsung ke China Dibuka, Durian Indonesia Bidik Pasar Rp120 Triliun
Sentra produksi tersebar di sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Poso dan Parigi Moutong.
Selain didukung produksi melimpah, Sulawesi Tengah juga telah memiliki fasilitas pengolahan dan pengemasan durian beku yang memenuhi standar ekspor.
Pengiriman terbaru ini dilepas Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama pemerintah daerah.
Baca Juga: TNI AU Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar ke Lanud Supadio
Ekspor ini sebagai bagian dari strategi memperluas pasar ekspor komoditas hortikultura unggulan.
Di sisi lain, hubungan dagang Indonesia–China juga menunjukkan tren positif.
Nilai ekspor Indonesia ke China tercatat mencapai USD67 miliar sepanjang 2025.
Baca Juga: Pertumbuhan Laba Bersih BTN Terbang 22,6 Persen YoY per Kuartal I Tahun 2026
Sedangkan tahun ini sudah menembus USD10,7 miliar hanya dalam dua bulan pertama.***