Terutama bagi operasi di luar Indonesia yang memiliki biaya produksi lebih tinggi.
Baca Juga: Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump
Situasi ini menciptakan paradoks: di satu sisi pasokan melimpah, di sisi lain permintaan tidak tumbuh cukup cepat.
Akibatnya, pasar nikel global berada dalam kondisi tertahan.
“Kecepatan ekspansi kapasitas nikel olahan akan menentukan apakah pasar tetap kelebihan pasokan atau beralih ke defisit dalam dekade mendatang,” tulis BMI.***