KONTEKS.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya pelestarian lingkungan dengan membukukan penghematan energi sebesar 559.194 Giga Joule (GJ) selama tahun 2025.
Angka fantastis ini diraih melalui penguatan berbagai inisiatif efisiensi serta strategi pengurangan emisi karbon yang diterapkan secara masif di seluruh lini operasional perusahaan.
Keberhasilan ini bersumber dari penurunan konsumsi listrik yang menjadi bagian integral dari transformasi BNI menuju operasional rendah emisi.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Tembus USD103 Per Barel Usai Iran Sebut Tak Niat Akhiri Perang
Langkah taktis ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya di tengah tantangan perubahan iklim global.
Konsistensi dalam Program Keberlanjutan Terintegrasi
Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari komitmen teguh perseroan dalam menjalankan program keberlanjutan.
Menurutnya, efisiensi energi adalah salah satu pilar utama dalam mendukung target net zero emission.
“Penurunan konsumsi energi ini mencerminkan konsistensi BNI dalam menjalankan berbagai program efisiensi energi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan,” ujar Alexandra dalam keterangan tertulisnya, Kamis 26 Maret 2026.
Sertifikasi Green Building Nasional dan Internasional
Efisiensi energi tersebut sejalan dengan implementasi konsep bangunan hijau (green building) pada gedung-gedung milik BNI. Beberapa fasilitas operasional perseroan telah mengantongi sertifikasi bergengsi dari lembaga independen sebagai bukti standar lingkungan yang tinggi.
Menara BNI Pejompongan telah meraih sertifikasi Green Building Gold, sementara Gedung Plaza BNI BSD menyabet predikat Platinum dari Green Building Council Indonesia.
Tak hanya itu, Gedung BNI di kawasan PIK 2 juga mendapatkan pengakuan internasional berupa sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) level Gold dari Amerika Serikat.
Baca Juga: Terancam Perang Darat! Trump Buka Opsi Rebut Pulau Kharg dari Iran, Selat Hormuz Jadi Pemicu Utama?
“BNI akan terus melanjutkan penguatan implementasi prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis dan operasional sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan,” tegas Alexandra.