ekonomi

Jalur Selat Hormuz Ditutup Iran, BPS Ungkap Nilai Perdagangan Indonesia di Negara-Negara Sekitarnya

Senin, 2 Maret 2026 | 17:46 WIB
Iran tutup Selat Hormuz pascaserangan AS-Israel (Foto: Boe Report)

KONTEKS.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan dampak meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran terhadap perdagangan Indonesia belum dapat dihitung secara pasti.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan diperlukan analisis lebih lanjut untuk mengukur potensi gangguan terhadap arus ekspor dan impor nasional akibat eskalasi konflik di kawasan tersebut.

“Untuk mengetahui seberapa besar potensi dampaknya tentu perlu kajian lanjutan. Namun sebagai gambaran, kami sampaikan data perdagangan Indonesia dengan negara-negara di sekitar jalur Selat Hormuz,” ujar Ateng dalam rilis BPS, Senin, 2 Maret 2026.

Baca Juga: Fix! Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Mewah Rp8,49 Miliar Usai 'Disemprot' Netizen

Sepanjang 2025, impor nonmigas Indonesia dari Iran tercatat Rp141,69 miliar.

Perinciannya didominasi buah-buahan senilai Rp99,51 miliar, besi dan baja Rp13,49 miliar, serta mesin dan peralatan mekanis Rp11,81 miliar.

Sementara, impor nonmigas dari Oman mencapai Rp12,12 triliun.

Baca Juga: Imbas Perang, Penumpang Rute Timur Tengah dari Bandara Soekarno-Hatta Diminta Cermat

Komoditas terbesar berasal dari besi dan baja Rp9,96 triliun, diikuti bahan bakar organik Rp956,42 miliar serta garam, belerang, batu dan semen Rp745,57 miliar.

Adapun impor dari Uni Emirat Arab (UEA) tercatat sebesar Rp23,62 triliun.

Produk utama yang diimpor berupa logam mulia dan perhiasan senilai Rp8,62 triliun, garam, belerang dan batu semen Rp4,10 triliun, serta aluminium dan barang turunannya Rp3,06 triliun.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Sudah Merasakan Dampak Nyata Perang Iran dengan AS-Israel

“Atas data ini terlihat Indonesia juga mengimpor logam mulia dan perhiasan dari UEA sebesar Rp8,62 triliun, meski nilainya masih lebih kecil dibandingkan dari Australia,” kata Ateng.***

Tags

Terkini