KONTEKS.CO.ID - Pakar UMKM Muhammad Sadat menilai pusat kuliner terpadu seperti pujasera masih relevan dalam meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil.
Selain memperluas jangkauan pasar, konsep ini dinilai mampu menekan biaya operasional secara kolektif.
Sadat menyebut lokasi pujasera umumnya berada di titik strategis dan mudah diakses konsumen.
Hal ini memberikan keuntungan bagi pelaku usaha karena potensi penjualan meningkat.
Baca Juga: Program BNI Xpora Sukses Antar UMKM Kopi Frinsa Ekspor ke Pasar Global: USD1 Juta!
Ia juga menekankan keberadaan pujasera bisa memacu kreativitas pelaku UMKM untuk berinovasi.
“Mereka jadi lebih terpacu menghadirkan produk yang unik dan menarik,” ujarnya dalam dialog yang didengarkan di RRI Pro 3, akhir pekan kemarin.
Bagi pelaku usaha baru, kawasan pujasera dapat menjadi ruang belajar manajemen bisnis.
Mereka bisa menyerap ilmu tentang promosi, pelayanan, hingga membangun hubungan dengan pelanggan.
Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Desak Penundaan Pajak UMKM Online, Berikut Alasannya
Sadat menambahkan lingkungan pujasera turut mendongkrak pendapatan UMKM.
“Tantangannya ada di bagaimana produk mereka memiliki ciri khas yang kuat dan mudah dikenali,” katanya.
Pusat kuliner ini juga menawarkan efisiensi lewat sistem berbagi fasilitas seperti air dan listrik.
Dengan begitu, pengeluaran rutin menjadi lebih ringan dibanding usaha mandiri.