Komposisinya terdiri dari beli bersih Rp0,83 triliun di pasar saham, Rp5,08 triliun di pasar SBN, dan jual bersih Rp0,71 triliun pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Namun, secara akumulatif sepanjang tahun berjalan hingga 12 Juni 2025, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp47,54 triliun di pasar saham dan Rp21,82 triliun di SRBI.
Di sisi lain, pasar obligasi pemerintah tetap menjadi primadona dengan catatan beli bersih sebesar Rp53,91 triliun.
Respons Kebijakan BI
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait.
Strategi bauran kebijakan akan terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas eksternal dan mendukung ketahanan ekonomi nasional, khususnya di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Langkah stabilisasi nilai tukar, penguatan pasar keuangan domestik juga dilakukan, selain juga upaya memperkuat daya tarik instrumen SBN.
Baca Juga: Pasar Keuangan RI Babak Belur: Merah Menyala IHSG Merembet ke Imbal Hasil SBN Meroket
Itu akan menjadi kunci dalam menjaga arus modal tetap positif dan menjaga defisit transaksi berjalan dalam batas aman.
Strategi bauran adalah pendekatan terpadu yang digunakan oleh Bank Indonesia dan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dengan menggabungkan berbagai kebijakan secara simultan.***