KONTEKS.CO.ID - Pesawat Smart Air dilaporkan mendarat darurat di ujung Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa 27 Januari 2026.
Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek mengatakan, kejadian berlangsung sangat cepat sehingga respons penanganan juga dilakukan segera.
Polri, kata Piter, mengerahkan 58 personel, yang terdiri dari unsur Polres Nabire, Polda Papua Tengah, Brimob, serta personel Intelijen dan Reserse Kriminal.
Baca Juga: Gempa M 4,5 di Bantul Dipicu Aktivitas Sesar Opak
“Perlu kami sampaikan bahwa tugas kami dari kepolisian adalah mengamankan TKP, dan sampai saat ini situasi sudah dalam keadaan terkendali,” ujarnya kepada wartawan, Selasa.
Berdasarkan laporan, seluruh penumpang pesawat berjumlah 13 orang dinyatakan selamat.
"Kondisi di lapangan cukup padat, dengan kehadiran Basarnas, KNKT, serta kru dari Smart Air yang berada di TKP," kata Piter.
Kekinian, upaya penanganan fokus pada penarikan pesawat menggunakan alat berat ke lokasi yang lebih aman.
Meski demikian, proses tersebut masih menunggu kedatangan alat berat ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Libatkan TNI AU, BMKG dan Pemprov Jabar Gelar Operasi Modifikasi Cuaca sampai 29 Januari 2026
Sementara, seluruh penumpang telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Data sementara mencatat terdapat 11 penumpang dan 2 kru pesawat.
"Informasi lebih rinci akan disampaikan langsung oleh pimpinan," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, insiden itu terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas.