KONTEKS.CO.ID - Opel telah mengungkap mobil konsepnya yang dijuluki Frontera Gravel kepada publik otomotif dunia. Melihat desainnya, mobil cocok bagi keluarga di Indonesia.
Versi SUV listrik Frontera yang lebih tangguh tersebut mengisyaratkan masa depan, di mana para penggemar mobil keluarga bisa menaklukkan kerasnya jalanan bertekstur off-road.
Pertanyaannya, apakah mobil listrik yang tangguh ini hanya sekadar berdandan? Atau memang sanggup berpetualang di medan sebenarnya?
Baca Juga: Dialog Antar-Agama di Masjid Itiqlal, Menag: Paus Fransiskus Tak Mati
Desain Frontera Gravel terlihat seperti penjelajah off-road. Tim desain Opel di Russelsheim, Jerman, berkolaborasi dengan perusahaan penyetelan motorsport BlackFish dan XS, mengambil inspirasi dari apa yang mereka sebut "komunitas penggemar".
Hasilnya adalah Frontera yang memamerkan koleksi perlengkapan yang mengungkap "alam liar".
Di bagian atas, rak atap Thule Canyon XT siap menampung kargo tambahan, diapit oleh lampu LED tambahan untuk menembus jalur tergelap.
Baca Juga: Vietnam-Thailand Waspadalah! Indonesia Mau Ekspor Beras ke Malaysia
Winch yang dipasang di bagian depan menambahkan sentuhan kemampuan pemulihan yang serius. Sementara kotak penyimpanan di samping dan bahkan trek salju dekoratif yang dipasang di pilar belakang melengkapi estetika yang penuh petualangan.
Seluruh kendaraan dibalut dengan lapisan akhir Desert Stone matte, yang kontras dengan kap dan atap hitam, beraksen oranye terang yang mencolok pada pelat selip, tutup spion, dan emblem.
Frontera yang tangguh ini menggunakan velg Borbet CWE 16 inci, yang dilapisi ban segala medan BFGoodrich tebal. Ini meningkatkan ketangguhan visualnya dan juga menjanjikan cengkeraman yang sedikit lebih baik jika pengemudi menjelajah ke permukaan yang tidak beraspal.
Baca Juga: Ponsel Gaming realme GT 7 dan GT 7T Debut Global, Speknya Lebih Joss dari Edisi China
Di bagian dalam, tema berlanjut dengan jok mikrofiber yang menampilkan detail oranye yang serasi dan pelapis atas hitam. Tujuannya menciptakan suasana kabin yang lebih kokoh dan bermakna.
Tes Ombak Pasar, Opel Siap Produksi Massal
Opel jelas ingin calon pelanggan membayangkan sisi yang lebih berani dari Frontera, mobil listrik yang dirancang untuk kepraktisan sehari-hari. Tetapi dengan tujuan petualangan akhir pekan.
Namun, di balik semua perlengkapan off-road, Frontera Gravel memiliki fondasi yang sama dengan Frontera Electric standar. Ini berarti menggunakan sistem penggerak roda depan.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut 'Jatah' untuk Budi Arie Bukan Hal Sepele
Versi paling bertenaga dari produksi Frontera Electric memiliki motor listrik tunggal yang menghasilkan 115 kilowatt (setara 154 tenaga kuda). Dapur pacunya ditenagai baterai 54 kWh.
Pengaturan ini untuk jangkauan hingga 400 km dengan sekali pengisian daya. Spek yang cukup baik untuk EV di kelasnya.
Opel belum mengindikasikan rencana langsung untuk melengkapi Frontera dengan sistem penggerak semua roda.
Baca Juga: TransJakarta Lebak Bulus Sawangan Mulai 5 Juni, Tarif Rp3.500, Lewat Jalan Mana Saja?
Aplikasinya sangat mudah. Hanya menambahkan motor listrik ke as roda belakang, solusi yang terlihat pada kendaraan Stellantis lainnya seperti Jeep Avenger 4Xe dan Alfa Romeo Junior Ibrida Q4.
Konsep Frontera Gravel akan memulai debut publiknya pada 30 Mei di acara XS Carnight di Wörthersee, Austria. Meskipun secara resmi merupakan mobil pameran, Opel tampaknya benar-benar tertarik untuk mengukur reaksi publik.
Rebecca Reinermann, Wakil Presiden Pemasaran Opel dan Vauxhall, mengatakan, konsep tersebut dibuat untuk mengobarkan basis penggemar dan menguji permintaan akan Frontera yang lebih berani dan lebih tangguh.
Baca Juga: Waduk Sermo: Bendungan Terbesar di Jogja yang Kini Hits Jadi Spot Healing dan Camping View Pegunungan
Jika antusiasmenya cukup kuat, versi produksi dapat muncul, berpotensi menawarkan mobil listrik bertema petualangan yang bergaya untuk bersaing dengan SUV kecil berpenampilan tangguh lainnya. ***
Artikel Terkait
Opel Konsep Eksperimental EV Debut dengan Setir Lipat, Bakal Sangat Canggih!
Opel Grandland Tampil Perdana di Dunia, SUV Listrik Harga Hampir Rp1 Miliar
Hasil Investigasi Insiden Mobil Listrik BYD Seal di Jakarta: Bukan Kebakaran Tapi Ini Penyebab Asapnya!
PM Li Qiang Datang, Indonesia Banjir Pabrik Mobil Listrik China
Spesifikasi Lengkap Mobil Listrik Xiaomi YU7