• Sabtu, 18 April 2026

Cara Menyelamatkan Mobil yang Terendam Banjir, Cegah Kerusakan Lebih Parah

Photo Author
Anis Mutmainah, Konteks.co.id
- Selasa, 4 Maret 2025 | 14:19 WIB
Tips menyelamatkan mobil yang terendam banjir. (Pixabay/Joseph Thomas)
Tips menyelamatkan mobil yang terendam banjir. (Pixabay/Joseph Thomas)

KONTEKS.CO.ID - Cara menyelamatkan mobil yang terendam banjir, banjir sering kali datang tanpa peringatan dan dapat merendam kendaraan yang diparkir di lokasi rendah.

Jika mobil Anda terendam banjir, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan untuk menyelamatkannya dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

1. Pastikan Keamanan Sebelum Mendekati Mobil

Sebelum mengecek kondisi mobil, pastikan banjir sudah surut dan tidak ada bahaya seperti arus listrik atau air yang masih tinggi.

Jangan langsung menyalakan mobil karena bisa menyebabkan korsleting atau kerusakan mesin yang lebih parah.

Baca Juga: Viral No Other Land, Film Dokumenter Pemenang Oscar 2025 Ini Menggugah Kesadaran Global

2. Lepaskan Kabel Aki

Jika air telah mencapai bagian mesin atau dalam kabin, segera lepaskan kabel aki untuk mencegah korsleting listrik. Mulailah dengan melepas kabel negatif (-) terlebih dahulu, lalu kabel positif (+).

3. Periksa Tingkat Ketinggian Air

Cek seberapa tinggi air telah merendam mobil. Jika hanya sebatas roda atau bagian bawah pintu, kemungkinan besar masih bisa diselamatkan tanpa kerusakan besar.

Namun, jika air telah mencapai dashboard atau lebih, maka perlu tindakan khusus untuk menyelamatkan komponen mobil.

Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton No Other Land, Peraih Piala Oscar 2025, Kolaborasi 4 Sutradara Palestina dan Israel

4. Keringkan Interior Secepat Mungkin

Buka semua pintu dan jendela agar sirkulasi udara mempercepat proses pengeringan.
Gunakan kain lap atau penyedot air untuk menghilangkan air di dalam kabin.

Jika jok dan karpet sudah basah, lepas dan jemur di tempat yang terkena sinar matahari.
Gunakan kipas angin atau dehumidifier untuk membantu proses pengeringan lebih cepat.

5. Cek Oli dan Bahan Bakar

Periksa dipstick oli mesin. Jika oli terlihat seperti susu (berwarna kecoklatan dan bercampur air), jangan nyalakan mesin! Ini tanda air sudah masuk ke dalam mesin, dan butuh penggantian oli serta pemeriksaan lebih lanjut oleh mekanik.

Jika tangki bahan bakar terendam, ada kemungkinan air masuk ke dalamnya. Sebaiknya kuras dan ganti bahan bakar sebelum mencoba menyalakan mesin.

Baca Juga: BPBD Bekasi Rilis Daftar 20 Titik Banjir di Bekasi, Ada 7 Kecamatan, Sekitar 800 Jiwa Mengungsi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X