KONTEKS.CO.ID - Khunying Patama Leeswadtrakul dari Thailand dikukuhkan sebagai Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang baru dalam Sidang Umum Tahunan BWF ke-86, akhir April lalu.
Ia menjadi perempuan kedua yang menjabat sebagai Presiden BWF, dan terpilih tanpa lawan.
Khunying Patama menggantikan Poul-Erik Hoyer dari Denmark, yang telah menyelesaikan masa jabatannya selama 12 tahun sebagai Presiden BWF.
Dalam sidang tersebut, Hoyer diangkat sebagai Wakil Presiden Kehormatan Seumur Hidup oleh anggota BWF.
Lantas bagaimana rekam jejak Khuying Patama yang mampu menduduki kursi tertinggi dalam organisasi bulu tangkis dunia? Berikut profilnya.
Pengusaha, Administrator Olahraga, dan Filantropis
Khunying Patama Leeswadtrakul adalah seorang pengusaha, administrator olahraga, dan filantropis terkemuka asal Thailand.
Dia dikenal luas atas kontribusinya yang signifikan dalam dunia bisnis dan olahraga, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Kiprah dalam Bisnis
Khunying Patama adalah salah satu pendiri dan pemegang saham utama di sejumlah perusahaan besar di Thailand, seperti G Steel Group, Asia Metal Plc, Chularat Hospital Plc, Leo Global Logistic Plc, dan Arnoma Hotels Group.
Perusahaannya mencakup berbagai sektor, mulai dari industri baja, layanan kesehatan, logistik, hingga perhotelan.
G Steel Group, misalnya, dikenal sebagai salah satu produsen baja gulungan panas terbesar di Asia Tenggara yang menggunakan teknologi ramah lingkungan melalui tungku busur listrik (Electric Arc Furnace).
Peran dalam Administrasi Olahraga
Dalam dunia olahraga, Khunying Patama memegang sejumlah posisi penting, antara lain:
- Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Ia terpilih pada April 2025 dan menjadi perempuan kedua yang menjabat posisi ini.
- Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Sejak tahun 2017, ia menjadi perempuan Thailand pertama dan orang Thailand keempat yang menjabat di IOC.
- Ketua Komisi Budaya dan Warisan Olimpiade IOC. Diangkat pada tahun 2020, ia memimpin upaya mempromosikan aspek budaya dalam gerakan Olimpiade.
- Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Thailand. Sejak menjabat pada 2013, ia telah membawa bulu tangkis Thailand mencapai kesuksesan yang luar biasa di panggung dunia.
- Baca Juga: Jumlah Bulu dalam Shuttlecock Bulu Tangkis Harus 16, Ini Alasannya
Filantropi dan Advokasi Budaya
Khunying Patama juga dikenal sebagai seorang filantropis yang dermawan, dengan sumbangan lebih dari 580 juta baht untuk berbagai tujuan sosial, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pelestarian budaya.
Ia juga aktif mendukung kegiatan seperti Special Olympics Thailand, yang mendorong inklusi dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas intelektual.