KONTEKS.CO.ID – Keputusan pensiun Viktor Axelsen menutup karier gemilang salah satu pemain tunggal putra terbaik sepanjang sejarah bulu tangkis.
Axelsen mengakhiri perjalanan panjangnya dengan deretan prestasi luar biasa.
Ia meraih dua medali emas Olimpiade di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024, serta satu perunggu di Olimpiade Rio 2016.
Baca Juga: Kata-Kata Viktor Axelsen saat Mengumumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Perpisahan yang Mengharukan
Di level dunia, ia mengoleksi gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2017 dan Kejuaraan Dunia BWF 2022.
Dominasi Axelsen tak berhenti di situ. Ia pernah bertahan lebih dari 100 pekan sebagai pemain nomor satu dunia, hanya kalah dari total rekor milik Lee Chong Wei.
Di ajang penutup musim BWF World Tour Finals, Axelsen mencetak sejarah dengan tiga gelar beruntun dari 2021 hingga 2023, serta total lima gelar sepanjang kariernya.
Baca Juga: Ngaku Dilecehkan Saat Usia 19 Tahun, Mahasiswi UBL Laporkan Dosen ke Polisi
Axelsen juga mengoleksi 10 gelar Super 1000, level tertinggi dalam BWF tur dunia bulu tangkis.
Dengan postur 194 sentimeter, Axelsen dikenal mengubah standar permainan tunggal putra.
Ia memadukan kekuatan, jangkauan, dan kontrol taktis untuk mendominasi era modern.
Ciri khas itu seperti yang pernah dimiliki legenda bulu tangkis tunggal putra lainnya, Lin Dan.
Pengaruh Axelsen bahkan melampaui lapangan, contohnya ia belajar bahasa Mandarin untuk mendekatkan diri dengan penggemar Asia.
Artikel Terkait
Keputusan Mengejutkan Viktor Axelsen: Pulang ke Denmark Sebelum Australian Open 2025, Ini Faktanya
Badai Cedera, 26 Pebulu Tangkis Dunia Mundur dari Malaysia Open 2025: Termasuk Gregoria dan Axelsen
Ubed Juara Termuda! Oma Gill Ramal Era Keemasan Baru Tunggal Putra Dunia, Dominasi Axelsen dan Shi Yu Qi Berakhir?
Kata-Kata Viktor Axelsen saat Mengumumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Perpisahan yang Mengharukan