KONTEKS.CO.ID - BWF telah menyetujui penggunaan shuttlecock sintetis produksi Victor dan Yonex pada sejumlah turnamen level tertentu.
Persetujuan ini berlaku untuk turnamen BWF Grade 3 serta Junior International.
Hal ini sebagai bagian dari langkah jangka panjang BWF dalam mengevaluasi potensi penggunaan shuttlecock sintetis di level elite.
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Umumkan 27 Nama Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026
Dalam keterangan resminya, BWF menjelaskan keputusan ini merupakan fase lanjutan dari upaya mencari alternatif shuttlecock.
Alternatif itu adalah shuttlecock dengan bulu yang lebih tahan lama, efisien, namun tetap memenuhi standar permainan kompetitif.
BWF menegaskan bekerja setara dengan kedua produsen, yaitu VICTOR dan YONEX.
Baca Juga: Awas, Skip Sarapan Bisa Bikin Cemas! Studi Ungkap Hubungan Perut Kosong dan Kesehatan Mental
Hal itu untuk menilai kualitas serta performa shuttlecock sintetis dalam situasi pertandingan yang lebih menuntut.
Dua produk yang telah disetujui untuk uji coba di turnamen resmi adalah VICTOR New Carbon Sonic Max Synthetic Shuttlecock (SC-NCS-MAX-12) dan YONEX CROSSWIND 70 Synthetic Shuttlecock.
Selama masa uji coba, BWF akan mengumpulkan data performa dari pabrikan, serta masukan langsung dari pemain, wasit teknis, dan panitia penyelenggara.
Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penilaian BWF dalam menentukan masa depan penggunaan kok sintetis di turnamen papan atas.
BWF menekankan fokus utama pengujian tetap pada dua aspek krusial.
Artikel Terkait
Unik, Arsitektur Gedung Bulu Tangkis di India ini Dibentuk Mirip Shuttlecock
Shuttlecock Jadi Lawan Tambahan di All England 2026, Atlet Indonesia Keluhkan Laju Terlalu Lambat
Kisah ‘Rising Star’ Afsel Mencintai Bulu Tangkis setelah Melihat Shuttlecock Melesat Cepat
Air Mata dan Ribuan Uji Shuttlecock, Megha Gambhir Menggebrak Dunia Bulu Tangkis dengan Stupa IRS