• Sabtu, 18 April 2026

Khutbah Jumat 17 April 2026: Amaliah Terbaik Pasca-Ramadan, Banyak yang Tahu tapi Sulit Dilakukan

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB
Dalam naskah Khutbah Jumat 17 April 2026, sangat disesalkan jika ibadah di bulan suci hanyalah rutinitas tahunan. (Foto: pinterest)
Dalam naskah Khutbah Jumat 17 April 2026, sangat disesalkan jika ibadah di bulan suci hanyalah rutinitas tahunan. (Foto: pinterest)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Kelima, menjaga shalat malam dan tilawah. Jika di malam Ramadhan kita terbiasa dengan shalat Tarawih dan tadarus, maka pasca Ramadhan, amaliah terbaik adalah menjaga shalat Tahajjud meski hanya dua rakaat, serta tetap menjadwalkan tilawah Alquran setiap hari.

Al-Imam Bisyr al-Hafi rahimahullah pernah ditanya tentang orang-orang yang hanya rajin beribadah di bulan Ramadhan saja. Lalu beliau memberikan nasihat yang sangat mendalam:

بِئْسَ الْقَوْمُ قَوْمٌ لَا يَعْرِفُونَ اللَّهَ إِلَّا فِي شَهْرِ رَمَضَانَ، إِنَّ الصَّالِحَ الَّذِي يَتَعَبَّدُ وَيَجْتَهِدُ السَّنَةَ كُلَّهَا

“Seburuk-buruk kaum adalah mereka yang tidak mengenal Allah kecuali hanya di bulan Ramadhan saja. Sesungguhnya orang saleh itu adalah mereka yang beribadah dan bersungguh-sungguh di sepanjang tahun.”

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Oleh karena itu, marilah kita menjaga amaliah pasca Ramadhan dengan memperbanyak dzikir, melanggengkan sedekah, serta memperbaiki hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga: Maskapai Terapkan Tarif Selangit, Traveler Mau Pelesiran ke Korsel Siap-siap Syok!

Ramadhan telah mendidik kita untuk menahan amarah, menumbuhkan empati, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Nilai-nilai luhur inilah yang harus terus kita hidupkan sepanjang tahun.

Jangan sampai masjid hanya ramai di bulan Ramadhan, namun kembali sepi setelahnya. Jangan pula Alquran hanya sering dibaca di bulan Ramadhan, lalu ditinggalkan pada bulan-bulan berikutnya.

Inilah ujian keimanan kita yang sesungguhnya: apakah ibadah kita bersifat musiman, atau menjadi karakter hidup seorang mukmin.

Semoga Allah Ta‘ala memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap istiqamah dalam ketaatan, menjaga amal-amal saleh meskipun Ramadhan telah berlalu, dan menjadikan bulan Ramadhan sebagai titik awal perubahan hidup menuju ridha Allah.

Baca Juga: Menkeu Umbar Komitmen Dukung Penguatan Industri Otomotif dan Percepatan Transisi Kendaraan Lisstrik

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Terakhir, mari kita berkomitmen menasihati diri kita sendiri: jangan jadikan Ramadhan sebagai akhir ibadah, tetapi jadikan ia sebagai awal perubahan hidup menuju ketaatan yang berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X