ekonomi

Menteri Dody Minta Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung Dikebut, Solusi Permanen Banjir Rob

Senin, 8 September 2025 | 07:14 WIB
Menteri PU, Dody Hanggodo dorong percepatan pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung (Foto: dok. Kementerian PU)

KONTEKS.CO.ID - Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer terus dikebut.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mendorong Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah agar pembangunan ruas tol yang terintegrasi dengan tanggul laut dan sistem polder itu dipercepat.

Infrastruktur ini diharapkan dapat mengatasi masalah banjir rob yang selama ini merendam kawasan industri Terboyo dan sekitarnya.

"Sekarang kita sedang berada di pekerjaan Seksi 1B. Alhamdulillah tanggul semua sudah nyambung, tertutup," ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya, Minggu 7 September 2025.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Target Perbaikan Fasum Rusak Pascademo Ricuh Rampung 6 Bulan

"Saat lewat Jalan Pantura Sayung-Demak sudah tidak ada rob sampai jalan, tetapi masih ada air di selokan kanan kiri. Jadi kita terus dorong penyelesaian tol ini," tambah dia.

Air yang masih menggenangi selokan kata Dody, nantinya akan ditangani menggunakan pompa, sementara pompa mobile disiagakan di sejumlah titik untuk mencegah limpasan ke jalan raya.

Hingga 1 September 2025, progres fisik keseluruhan proyek tercatat 52,27 persen. Ruas tol ini dikerjakan melalui tiga paket konstruksi.

Baca Juga: Tiga Pejabat Kementerian PU Ditangkap KPK, Menteri Dody: Yang Tidak Bersih Disingkirkan

Paket 1A dikerjakan Hutama Karya (HK) bersama Beijing Urban Construction Group (BUCG) dengan progres 73,19 persen. Sedangkan Paket 1B dikerjakan konsorsium PP-Wijaya Karya (WIKA)-China Road and Bridge Corporation (CRBC) dengan capaian 51,67 persen.

Sementara Paket 1C oleh Adhi Karya-Sinohydro baru mencapai 34,16 persen. Dengan percepatan ini, pemerintah menargetkan manfaat tol sekaligus tanggul laut bisa cepat dirasakan masyarakat.***

 

Tags

Terkini