KONTEKS.CO.ID - Sudah hampir sepekan Misi Kemanusiaan melalui Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 bertajuk Operasi AB Moskona 2025 berjalan.
Mabes Polri mengklaim, misi kemanusian ini sebagai usaha pencarian dan penyelamatan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun.
Iptu Tomi Samuel Marbun hilang di sungai Kali Rawara pada November 2024 lalu. Namun pencarian ini tak mudah. Salah satu tantangannya adalah alam liar di lokasi pencarian.
Baca Juga: Menteri Maman Terpilih Jadi Ketua Umum IKA Trisakti, Gaungkan Semangat Kewirausahaan
Satu personel Polri anggota tim mengalami insiden serius tersengat kawanan lebah saat menjalankan tugas SAR di tengah medan berat hutan Papua, pada Sabtu 26 April 2025.
“Tadi baru saja (kemarin) kita evakuasi darurat, personel Satgas SAR Korbrimob Polri yang tergabung dalam Operasi Alpha Bravo Moskona 2025. Untuk Satgas SAR ini sudah mendahului berada di hutan,” ujar KBP Teguh Triwantoro, Kaposko Operasi AB Moskona 2025, mengutip Minggu 27 April 2025.
Ia menjelaskan, insiden terjadi ketika tim tengah menyusuri area di antara Kali Cempedak dan lokasi dugaan hilangnya Iptu Tomi. Pada pukul 13.00 WIT, laporan diterima melalui HT satelit bahwa salah satu anggota, Bharatu Komang Ngurah, mengalami sengatan hewan beberapa kali di tubuhnya.
Baca Juga: Pasangan Jafar-Felisha Geser Peringkat Ganda Campuran Dejan-Gloria: Kami Mau No 1 Dunia
“Pada waktu drop logistik ke jajaran tim, kami mendapatkan laporan bahwa ada satu anggota terkena sengatan hewan, dalam hal ini lebah. Lokasinya ada di tengah hutan, di antara Kali Cempedak dan TKP hilangnya Iptu Tomi,” tambahnya.
Ia menuturkan, medan yang sulit, di antaranya arus sungai yang deras, menjadi rintangan besar dalam proses evakuasi anggota. Bahkan, helikopter yang dikerahkan untuk evakuasi sempat kesulitan mendarat di lokasi.
“Koordinat sudah dikirim, tapi helikopter tidak bisa mendarat karena landing zone-nya tertutup arus sungai. Kami sempat bermanuver beberapa kali tapi tetap tidak memungkinkan, sehingga kami kembali ke posko untuk konsolidasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Kitagawa Pesona Bali: Sensasi Liburan Rasa Pulau Dewata di Tengah Sawah Wonogiri!
Teguh mengutarakan, kondisi Bharatu Komang sempat kritis lantatan sengatan terjadi di beberapa titik. Berkat kesigapan tim evakuasi, Subsatgas Dokkes dan semangat personel, proses penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan di tengah cuaca buruk. ***