KONTEKS.CO.ID - China mengalami kekalahan 0-2 di kandang dari Australia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa malam kemarin.
Kekalahan ini membuat peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 terancam serius, dengan hanya dua pertandingan tersisa.
Dengan berada di dasar Grup C dengan 6 poin, China kini harus berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan melawan Indonesia dan Bahrain pada Juni guna menjaga impian Piala Dunia mereka tetap hidup.
"Pertandingan dua berikutnya adalah kunci," kata pelatih kepala China, Branko Ivankovic. "Kami harus berjuang untuk meraih kemenangan."
"Ini bukan hasil yang kami inginkan. Australia tampil lebih baik di babak pertama dan mencetak dua gol, sementara kami lebih baik di babak kedua."
"Sayang sekali kami tidak memanfaatkan peluang-peluang yang ada," ia menambahkan.
Baca Juga: Maarten Paes Akumulasi, Emil Audero Berpeluang Debut Timnas Indonesia Lawan China
Jackson Irvine memberi Socceroos keunggulan cepat pada menit ke-16 pertandingan.
Meski, tembakan pertama dari luar kotak penalti diblok, kesalahan gelandang bertahan China, Huang Zhengyu, memungkinkan Irvine untuk menyambar bola liar dan melepaskan tembakan ke sudut jauh gawang.
Tim menggandakan keunggulan pada menit ke-29 ketika Nishan Velupillay memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Wang Dalei, dengan tembakan dekat yang meluncur melalui tangan Wang ke dalam gawang.
"Sejujurnya, pandangan saya terhalang saat itu dan saya tidak melihat gol dengan jelas," kata Wang setelah pertandingan.
"Tapi itu bukan alasan. Kesalahan tetaplah kesalahan," tambahnya.
Baca Juga: Kapan Timnas Indonesia Hadapi China? Suporter Sudah Tak Sabar Melihat Garuda Balas Dendam
Sebelum dimulainya babak kedua, pemain yang baru dinaturalisasi, Sai Erjiniao, masuk dari bangku cadangan untuk debutnya bersama China.
Artikel Terkait
Media Timur Tengah Masih Percaya Bahrain ke Piala Dunia 2026, Bukan Indonesia
Tanpa Messi, Argentina Gulung Brasil 4-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026!