• Sabtu, 18 April 2026

7 Tips Merawat Rem Kendaraan Agar Selalu Aman dan Nyaman saat Mudik Lebaran

Photo Author
Silvia Trianasari, Konteks.co.id
- Kamis, 4 April 2024 | 15:08 WIB
Tips Merawat Rem Kendaraan (foto: freepik.com)
Tips Merawat Rem Kendaraan (foto: freepik.com)

KONTEKS.CO.ID - Kecelakaan akibat rem mobil yang blong masih sering terjadi, terutama saat musim hujan atau masa mudik lebaran.

Rem mobil yang blong bukanlah masalah yang timbul begitu saja. Ada beberapa penyebab utama, antara lain vapor lock dan brake fading.

Vapor lock terjadi ketika suhu rem menjadi terlalu panas karena digunakan terlalu lama, sehingga cairan rem atau minyak rem mulai mendidih.

Ketika minyak rem mendidih, akan menghasilkan uap air atau vapor lock yang membuat rem tidak dapat dioperasikan.

Kondisi kampas rem yang terlalu panas biasanya juga terjadi karena brake fading atau pengereman terus menerus.

Sehingga menyebabkan kemampuan mereka dalam menggigit piringan cakram atau teromol rem menurun drastis.

Tips Merawat Rem Kendaraan


Perawatan yang tepat pada sistem rem dapat mencegah terjadinya rem mobil yang blong. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah:

1. Periksa level cairan rem secara rutin, minimal sebulan sekali.

Pastikan untuk mengisi jika kurang dengan minyak rem yang sesuai rekomendasi pabrikan. Periksa juga potensi kebocoran di sekitar tabung minyak rem.

2. Lakukan penggantian cairan rem setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali untuk menjaga kualitasnya.

Penggantian ini penting untuk mencegah melemahnya kemampuan minyak rem dalam bekerja dan melepas panas.

3. Bersihkan tabung minyak rem secara teratur untuk mencegah masuknya udara ke dalam sistem rem.

Bersihkan juga endapan lumpur atau lumut yang mungkin ada di dasar tabung.

4. Periksa selang dan pipa minyak rem, serta klem sambungannya. Ganti selang yang sudah aus dan pipa yang berkarat.

5. Pastikan kampas rem dalam kondisi baik. Ganti kampas rem yang sudah tidak layak, karena kampas rem yang rusak bisa menyebabkan rem blong.

6. Periksa juga kondisi piringan cakram atau teromol rem. Ganti jika ditemukan kerusakan seperti permukaan bergelombang.

7. Periksa fungsi piston pada sistem rem. Pastikan piston bergerak dengan lancar dan tidak mengalami kemacetan, yang bisa menyebabkan rem mengunci seketika.

8. Setel ketinggian rem tangan sesuai dengan standar, agar tidak terlalu rendah yang bisa mengakibatkan kemacetan pada sistem rem mobil. Umumnya, ketinggian rem tangan diperbolehkan 5 hingga 8 klik.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silvia Trianasari

Tags

Terkini

X