"Anda tahu, sulit bermain melawan Christo, dia berbeda dari banyak pemain lain. Dia bagus dalam bertahan, bagus dalam menyerang, dan dia juga kidal. Dia juga bermain ganda, yang membuatnya sangat nyaman dengan tembakan datar (drive)," ungkap Antonsen.
Wajib Panas Sejak Awal
Selain ancaman tunggal putra, ganda putra Prancis juga patut diwaspadai. Pasangan Popov bersaudara tercatat pernah menjegal langkah wakil Indonesia, Sabar/Reza, di ajang All England 2026.
Mengingat format beregu yang sangat dinamis, Indonesia wajib menurunkan skuad terbaik dan menjaga mentalitas sejak laga perdana.
Fajar Alfian menegaskan bahwa tim Indonesia harus segera menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan dan tidak boleh membuang poin sekecil apa pun di fase grup melawan Prancis, Thailand, maupun Algeria.***