olahraga

Masa Depan Ganda Campuran Rinov dan Pitha Ditentukan Usai Kejuaraan Dunia, Begini Kata Pelatihnya

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16:49 WIB
Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas Mentari tak berkutik menghadapi unggulan pertama ganda campuran di Badminton Asia Championsip 2025 (Foto: PBSI)

 

KONTEKS.CO.ID - Pelatih kepala sektor ganda campuran pelatnas bulu tangkis Indonesia, Rionny Mainaky, menyatakan masa depan pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari akan diputuskan setelah Kejuaraan Dunia 2025 di Paris, 25–31 Agustus.

Pasangan juara dunia junior 2017 itu selama ini menjadi salah satu andalan Indonesia di nomor ganda campuran, tetapi penampilan mereka dinilai belum konsisten di level elite internasional.

“Sejak Rinov sempat rehat dan merasa seperti mentok, saya tidak banyak bicara," kata Rionny.

"Saya hanya menanyakan, mau lanjut atau tidak. Kalau masih mau, buktikan di Kejuaraan Dunia dengan hasil bagus, minimal tembus semifinal,” ia menambahkan.

Baca Juga: Dua Ganda Campuran Indonesia Ngamuk di Macau Open 2025, Lolos ke Perempatfinal Lewat Duel Penuh Gaya!

Meski saat ini menduduki peringkat 35 dunia, Rinov/Pitha tetap menerima undangan tampil di ajang bergengsi tersebut.

Rionny menegaskan, hasil mereka di Paris nanti akan menjadi bahan evaluasi bersama Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PP PBSI, Eng Hian.

Evaluasi itu mencakup kemungkinan merombak pasangan atau mengambil langkah lain jika target tidak tercapai.

“Saya akan berdiskusi dengan Binpres setelah turnamen. Kalau hasilnya tidak sesuai harapan, kami akan membahas apakah perlu dirombak atau ada kebijakan lain. Sebagai pelatih saya memberi masukan, lalu Binpres yang menentukan arah kebijakan,” jelasnya.

Baca Juga: Cara Jafar dan Felisha Hadapi Semifinal Ganda Campuran China Open 2025, Sejarah Bakal Terukir?

Sepanjang karier di level senior, prestasi terbaik Rinov/Pitha antara lain juara Spain Masters 2023 dan 2024, medali perunggu SEA Games 2019 dan 2021, serta pernah menempati peringkat sembilan dunia pada akhir 2022.

PBSI mengirim 12 wakil terbaiknya ke Kejuaraan Dunia 2025 untuk bertarung di semua sektor.

Di tunggal putra, ada Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Alwi Farhan.

Halaman:

Tags

Terkini