• Sabtu, 18 April 2026

KRI Bung Karno - 369 Resmi Layani Armada TNI AL

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Jumat, 2 Juni 2023 | 14:54 WIB
Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono dan Megawati Soekarno Putri mengikuti prosesi operasional resmi KRI Bung Karno. Foto: Mabes TNI
Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono dan Megawati Soekarno Putri mengikuti prosesi operasional resmi KRI Bung Karno. Foto: Mabes TNI

KONTEKS.CO.ID - KRI Bung Karno - 369 resmi bergabung dengan armada laut RI. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) ini diyakini mampu mengembalikan kejayaan maritim Indonesia.

Operasional KRI Bung Karno - 369 disaksikan langsung Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Dia menjadi saksi penandatanganan berita acara serah terima yang dilakukan oleh PT Kaimun Anugrah Sejati (KAS), Aslog Kasal Laksda TNI Agus Santoso dan Pangkoarmada I Laksda TNI Erwin S Aldedharma.

Prosesinya juga disaksikan putri dari Presiden pertama RI, Soekarno yakni Megawati Soekarnoputri, cucunya yang juga Ketua DPR Puan Maharani, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Komisaris Utama PT KAS Franky Sucipto.

KRI Bung Karno - 369 adalah kapal perang jenis korvet yang dipercaya dapat memperkuat armada TNI AL. KRI akan dioperasionalkan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Militer untuk Perang (OMP), serta mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP) mengantikan Kapal Kepresidenan KRI Barakuda - 633 yang sudah beroperasi selama 27 tahun.

KRI ini dipersenjatai satu Meriam Leonardo 40 mm, dua Senapan Mesin Berat Oerlikon 20 mm, dan dua Peluncur Rudal SHORAD Simbad Permukaan ke Udara.

Kapal perang terbaru TNI AL itu memiliki panjang 73 meter, lebar 12 meter, dan tinggi 5 meter. Sedangkan kemampuan lajunya menembus kecepatan 22 knot serta kecepatan maksimal 24 knot.

Panglima TNI juga mengukuhkan Letkol Laut (P) Krido Satriyo U sebagai Komandan KRI Bung Karno - 369 yang pertama. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Terkini

Ultimatum Terakhir Kemkomdigi untuk Wikimedia

Sabtu, 18 April 2026 | 09:52 WIB
X