Dalam peristiwa tersebut, situasi dapat segera dikendalikan oleh tim gabungan. Berutung kejadian itu tidak menimbulka korban jiwa dari kedua belah pihak.
Seluruh personel tetap dalam kondisi aman dan siap melanjutkan tugas pengamanan di wilayah tersebut.
Berdasarkan penyelidikan, kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Dekai seusai melaksanakan ritual adat bakar batu pada 11 April 2026.
Baca Juga: GMNI DKI Siap Melawan Pelaporan Aktivis, Tamparan Telak Demokrasi
Patroli yang dilakukan aparat merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patrol, serta penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan aksi kelompok bersenjata serta melindungi masyarakat. Kami akan terus melakukan patroli intensif dan tindakan tegas yang terukur terhadap setiap gangguan keamanan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan, pihaknya terus mengedepankan pendekatan profesional dan terukur dalam setiap pelaksanaan operasi di lapangan. ***