KONTEKS.CO.ID - PSSI memberi perhatian serius terhadap proses undian grup Liga 4 putaran nasional yang dinilai tidak profesional dan transparan.
PSSI menganggap kejadian ini mencoreng semangat sportivitas serta merusak kepercayaan terhadap sistem kompetisi sepak bola nasional.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut dan menekankan integritas harus menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan kompetisi di setiap level.
“Kami menyayangkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang tidak dilakukan secara profesional dan terbuka,” kata Erick Thohir.
“Kompetisi bukan ajang untuk dipermainkan! Demi menjunjung tinggi prinsip fair play dan menjaga kredibilitas liga, kami minta agar undian diulang dengan mekanisme yang transparan, adil, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Erick, di Jakarta, Jumat kemarin malam.
PSSI mengingatkan setiap jenjang kompetisi, termasuk Liga 4, merupakan elemen penting dalam ekosistem sepak bola nasional yang tengah dibangun secara terstruktur dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, pengelolaan kompetisi harus dilakukan secara akuntabel untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang profesional dan berprestasi.
Sebagai tindak lanjut, PSSI akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap pihak pelaksana undian Liga 4 dan memastikan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Hasil Kongres Biasa PSSI 2024: Kompetisi Liga 4 dan Tambah Kuota Pemain Asing di Liga 1
PSSI Buru Bek Ajax Amsterdam untuk Dinaturalisasi: Diincar Sejak Era Iwan Bule