KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis Indonesia teryata punya kenangan manis di Denmark. Kini, peluang mengulang kejayaan itu kembali terbuka di Piala Thomas 2026.
Indonesia tercatat terakhir kali juara pada Thomas Cup 2020 yang dihelat Oktober 2021 di Aarhus.
Ketika itu, Skuad Cipayung mempermalukan China dengan skor 3-0 di partai puncak sekaligus mengakhiri puasa gelar sejak tahun 2002.
Baca Juga: Jemaah Haji Boleh Bawa Rokok ke Arab Saudi 200 Batang, Ini Aturan dan Tipsnya
Terkini, Thomas Cup kembali digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April-3 Mei 2026.
Kondisi itu memunculkan aura Denmark bersahabat bagi tim bulu tangkis putra Indonesia.
Coach Hendra Setiawan yang menjadi bagian dari tim juara 2020 menilai Indonesia punya kecocokan bermain di sini.
"Hmm, cocok. Itu juara terakhir, kan?" canda Hendra melalui sambungan telepon dengan wartawan, Jumat 17 April 2026.
Baca Juga: Hore, Menlu Iran Umumkan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
"Atmosfernya kali ya," ujarnya saat ditanya apa yang membuat Indonesia cocok di Denmark.
Selain atmosfernya, Hendra menyinggung kondisi permainan di Denmark yang dianggap menguntungkan gaya bermain cepat khas pebulu tangkis Indonesia.
"Sebenarnya bola tergantung di sana juga. Tapi biasanya kalau Denmark Open agak kencang. Itu kesenangan Indonesia. Semoga bisa menang, amin," ujar pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Nah bermodal sejarah manis di Aarhus, kini fan badminton nasional berharap Fajar Alfian cs bisa kembali membawa pulang Thomas Cup dari Denmark. ***