KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis Malaysia bener-bener nggak main-main buat nyambut Thomas Cup 2026.
Demi mengakhiri kutukan tanpa gelar selama 34 tahun, skuad Negeri Jiran ini melakukan langkah totalitas dengan memboyong enam pemain sparing tambahan langsung ke kamp pelatihan mereka di Denmark.
Langkah "jemput bola" ini diambil buat memastikan kondisi fisik dan teknik para pemain utama tetap berada di level tertinggi sebelum laga sesungguhnya dimulai pada 24 April mendatang di Horsens.
Strategi "Sparing" untuk Performa Maksimal
Keenam pemain yang diboyong bukan kaleng-kaleng. Mereka adalah Junaidi Arif, Yap Roy King, Aaron Tai, Kang Khai Xing, Choong Hon Jian, dan Goh Boon Zhe.
Kehadiran mereka di kamp pelatihan Herning selama 10 hari diproyeksikan bakal memberikan tekanan simulasi pertandingan yang nyata bagi skuad inti.
Menariknya, para pemain sparing ganda putra ini nggak cuma fokus buat tim Thomas, tapi juga bakal "digilir" buat membantu mempertajam serangan tim Uber Malaysia.
Aaron Chia: Kehadiran Sparing Itu Krusial!
Bintang ganda putra Malaysia, Aaron Chia, menyambut baik strategi ini. Menurutnya, memiliki lawan tanding yang segar selama masa karantina di Denmark sangat membantu mereka untuk tetap on fire dan menghindari rasa jenuh saat latihan.
"Menurut saya sparing itu penting. Karena kami membawa mereka bukan hanya untuk membantu skuad Thomas Cup, melainkan juga untuk membantu tim Uber kami," ungkap Aaron Chia, dikutip dari The Star, Jumat 17 April 2026.
Aaron juga menambahkan bahwa tambahan pemain ini memberikan value lebih dalam persiapan delapan hari terakhir yang sangat krusial bagi timnya.
Baca Juga: Diterpa Hoaks Cerai, Fairuz A Rafiq Beri Jawaban Classy: Jadi Penggugur Dosa Kami
Misi Lepas dari Bayang-Bayang Sejarah
Terakhir kali Malaysia mengangkat trofi Thomas Cup adalah pada tahun 1992. Sejak saat itu, mereka selalu pulang dengan tangan hampa.