lifestyle

Khutbah Jumat 17 April 2026: Amaliah Terbaik Pasca-Ramadan, Banyak yang Tahu tapi Sulit Dilakukan

Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB
Dalam naskah Khutbah Jumat 17 April 2026, sangat disesalkan jika ibadah di bulan suci hanyalah rutinitas tahunan. (Foto: pinterest)


KONTEKS.CO.ID - Khutbah Jumat 17 April 2026 yang disusun KH Ahmad Suja’i Mughni, Ketua 2 MUI Kota Tangerang, kembali mengingatkan umat Islam tentang ibadah pasca-Ramadan.

Dalam naskah Khutbah Jumat 17 April 2026, ia menyesalkan ibadah di bulan suci hanyalah rutinitas tahunan. Padahal tidak demikian.

Berikut petikan lengkap naskah khutbah sebagai bagian dari sahnya salat Jumat hari ini:

Baca Juga: Bye Kuota Hangus? Cek Alasan Telkomsel, Indosat, dan XL Tolak Istilah Itu di Sidang MK!

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ، خَيْرُ نَبِيٍّ أَرْسَلَهُ اللّٰهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ, اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ:(فَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْاۗ اِنَّهٗ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, atas berkat rahmat-Nya, inayah-Nya, karunia-Nya, kita dikumpulkan bersama pada hari yang mulia ini, di rumah-Nya yang mulia ini untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat.

Mudah-mudahan shalat Jumat kita dan apa pun ibadah yang kita lakukan selama ini terutama di bulan Ramadhan kemarin diterima oleh Allah SWT. Dan mudah-mudahan semua ibadah itu dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Amin.

Baca Juga: KPK Garap Dua Pejabat Bank Indonesia Soal Aliran Dana CSR

Hadirin Jamaah Shalat Jumat yang Berbahagia,

Ramadhan telah meninggalkan kita. Bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka telah berlalu. Namun, ada pertanyaan penting yang patut direnungkan bagi kita semua: Apakah ibadah Ramadhan selama ini hanya sebagai rutinitas tahunan, ataukah ia benar-benar melahirkan perubahan dalam diri kita?

Sesungguhnya ukuran keberhasilan Ramadhan bukan terletak pada berakhirnya puasa, tetapi pada istiqamahnya amal setelah Ramadhan. Orang yang sukses menjalani Ramadhan adalah mereka yang tetap menjaga nilai-nilai ketaatan meskipun bulan suci telah pergi.

Allah Ta‘ala berfirman:

Halaman:

Tags

Terkini