Baca Juga: Pesan Hasto Kristiyanto: Jaga Megawati Soekarnoputri dari yang Ingin Mengaduk-aduk PDIP
Selanjutnya, bisa menjadi tidak maksimal ketika melakukan pembakaran. Bila ingin mencapai pembakaran yang sesuai dan optimal, maka sebaiknya memakai satu jenis BBM.
Tarikan Mesin Berat
Dampak negatif kedua yang bisa timbul dari mencampur BBM yaitu dapat membuat tarikan mesin menjadi berat.
Hal ini bisa terjadi untuk kendaraan motor maupun mobil, sehingga sebaiknya Anda perhatikan dengan betul.
Tarikan mesin yang menjadi berat ini disebabkan oleh senyawa dari kedua jenis BBM yang tidak bisa bercampur dan melebur dengan sempurna.
Baca Juga: Aturan Pembatasan Pertalite: Mobil Kapasitas Mesin Tertentu Dipaksa Tenggak Pertamax
Adanya perbedaan oktan merupakan penyebab utama dari hal ini, sehingga membuat mesin menjadi berat dan kurang nyaman untuk dikendarai.
Mesin Ngelitik
Bahaya mencampur BBM yang selanjutnya yaitu bisa membuat mesin kendaraan jadi ngelitik atau knocking. Terjadinya hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna.
Sensor Check Engine Menyala
Jika sensor check engine di kendaraan Anda sudah menyala, maka itu merupakan pertanda bahwa ada hal yang tidak beres terjadi pada bagian mesin kendaraan.
Baca Juga: Pertamina Bantah Kejagung, Sebut Pertamax yang Beredar Sesuai Spesifikasi dan Tak Ada Oplosan
Peringatan tersebut adalah hal yang paling ditakuti dan harus diwaspadai oleh pengguna kendaraan, baik mobil maupun motor.
Salah satu hal yang menyebabkan menyalanya sensor tersebut yaitu karena pengisian bahan bakar yang tidak sesuai atau kurang tepat.
Mencampurkan dua jenis bahan bakar bisa menjadi salah satu penyebabnya.
Pencampuran itu bisa membuat sensor mendeteksi adanya BBM yang tidak sesuai atau bukan peruntukannya.
Baca Juga: Begini Modus Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Oplos Pertalite Jadi Pertamax