Nasional

Anies Baswedan Sebut Ada Menko Ingin Mengubah Konstitusi


KONTEKS.CO.ID – Anies Baswedan menuding ada seorang menteri koordinator (Menko) yang terang-terangan menyatakan dukungan untuk mengubah konstitusi. Tentu ini menjadi gambaran nyata ada pihak yang tidak berkomitmen menjaga demokrasi.

Pernyataan Anies ini disampaikan dalam acara Dialog Kebangsaan yang digelar KAHMI Jaya di kawasan Ancol, Jakarta, Kamis malam, 16 Maret 2023. Anies menyampaikan pendapatnya terkait banyaknya pertanyaan apakah kualitas demokrasi justru turun.

“Saya sering dapat pertanyaa, apakah kualitas demokrasi turun, kualitas demokrasi kita tidak menuru, tapi 

BACA JUGA:   Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu, Nasdem: Apa yang Dilanggar?

mereka yang tidak komit dengan prinsip demokrasi, sekarang lebih berani mengungkapkan pikirannya. Karena itu, kita yang komit dengan demokrasi, harus lebih kuat lagi mengungkapkan pikiran kita,” kata Anies seperti dikutip dari Youtube KAHMI Jaya, Jumat, 17 Maret 2023.

“Kita tidak pernah membayangkan, ada petinggi menyatakan mari kita ubah konstitusi, tak pernah membayangkan, kalau ada itu pertemuan ruang-ruang tertutup. Tapi di ruang terbuka mengatakan itu, tidak pernah terbayang. Ada orang yang dalam posisi kunci, posisi kunci nih, Menko, mengatakan mengubah konstitusi dengan jumlah berapa banyak orang yang mau mendukung,” kata Anies lagi.

BACA JUGA:   Tiga Nama Masuk Radar PDIP Gantikan Anies Baswedan di Jakarta

Karena itu, Anies menegaskan bahwa kualitas demokrasi negara kita tidak menurun. Hanya saja orang-orang yang tidak komitmen pada demokrasi makin berani mengungkapkan pikirannya.

“Seara terbuka, tidak tabu. Ini yang harus dilawan. Ini bukan melawan orang, tapi menyelamatkan reformasi yang kita lakukan tahun 98. Maka kita jaga itu, karena kalau tidak, akan rusak,” ujar Anies.*** 



Baca berita pilihan konteks.co.id lainnya di:
BACA JUGA:   Temui Anies, Gibran sebagai Walikota Solo bukan Petugas Partai

"Google News"

Author

  • Eko Priliawito

    Sudah menjalani profesi jurnalis selama 15 tahun. Reporter di Harian Lampu Merah, video jurnalis di global tv. Selama 13 tahun terakhir menjadi jurnalis di media online VIVA.

Berita Lainnya

Muat lagi Loading...Tidak ada lagi