KONTEKS.CO.ID - Penulis best seller Asma Nadia kembali mengguncang dunia perfilman Indonesia dengan proyek ambisius yang menyentuh sisi terdalam kemanusiaan.
Tak tanggung-tanggung, tiga karya tulisnya tengah dipersiapkan untuk diangkat ke layar lebar, dan yang paling menyita perhatian adalah adaptasi novel Sebelum Aku Tiada: Surat-surat dari Gaza menjadi sebuah film berjudul Gaza.
Yang lebih istimewa, proyek ini menggandeng musisi legendaris Melly Goeslaw untuk menciptakan soundtrack orisinal yang seluruh hasilnya akan didedikasikan bagi perjuangan rakyat Palestina.
Dari Fiksi ke Realita: Cerita Abdullah Gaza
Meski bergenre fiksi, novel Sebelum Aku Tiada lahir dari proses dokumentasi panjang terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina.
Asma Nadia menyampaikan bahwa tokoh-tokoh dalam cerita ini terinspirasi dari berbagai pengalaman nyata yang ia rangkai setelah melalui proses riset panjang selama bertahun-tahun.
Cerita berpusat pada seorang anak bernama Abdullah Gaza, bocah sepuluh tahun yang menuliskan surat-surat menyayat hati dari balik reruntuhan perang.
Baca Juga: Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Mei 2025, Kenali Kode-Kode Penentu Kelulusan
Surat-surat inilah yang menjadi napas utama dalam film Gaza, yang dijadwalkan tayang mulai 12 Juni di bioskop-bioskop tanah air.
Tak hanya bercerita, film ini juga menawarkan ruang refleksi melalui monolog emosional yang disebut Asma sebagai penguat pesan kemanusiaan.
Kolaborasi Tak Terduga: Melly Goeslaw untuk Palestina
Yang membuat proyek ini semakin istimewa adalah keterlibatan Melly Goeslaw.