Nasional

Dirut PT Sumatraco Langgeng Makmur Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor Garam

Qatar-Banget-Piala-Dunia

KONTEKS.CO.ID – Deretan tersangka kasus korupsi impor garam terus bertambah. Terbaru Direktur Utama PT Sumatraco Langgeng Makmur berinisial YN ditetapkan tersangka.

Tersangka korupsi impor garam YN, yang saat sebagai Direktur Utama PT Sumatraco Langgeng Makmur ini ditangkap di sebuah rumah sakit di Jakarta karena tak kooperatif setelah dipanggil tim penyidik sebanayk dua kali.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana mengatakan, penangkapan dan Penahanan Direktur Utama PT Sumatraco Langgeng Makmur berinisial YN berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Prin-68/F.2/Fd.2/11/2022 tanggal 14 November 2022 dan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Prin-62/F.2/Fd.2/11/2022 tanggal 14 November 2022.

BACA JUGA:   Rugikan Negara Rp104,1 Triliun, Pemilik PT Duta Palma Group Surya Darmadi Siap Diadili

“Tersangka YN diamankan oleh tim penyidik di salah satu rumah sakit wilayah Jakarta Barat,” kata Ketut dalam siaran pers yang diterima pada Kamis, 24 November 2022.

Ketut mengatakan, penahanan YN untuk kepentingan penyidikan. YN ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

YN ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor Prin-51/F.2/Fd.2/11/2022 tanggal 24 November 2022.

Ketut menjelaskan peranan YN dalam kasus ini adalah mengalihkan garam impor yang semestinya didistribusikan menjadi garam konsumsi.

“Telah mengalihkan garam impor yang peruntukannya untuk didistribusikan kepada industri aneka pangan sesuai dengan rencana distribusi yang diajukan dalam permohonan rekomendasi kepada Kementerian Perindustrian RI, namun dialihkan menjadi garam konsumsi,” ujar Ketut.

BACA JUGA:   Korupsi Impor Garam Rugikan Petani, Susi Ingin Pelaku Dihukum Setimpal

Penetapan tersangka baru itu menambah panjang jumlah tersangka dalam kasus ini. Sebelumnya sudah ada lima orang yang jadi tersangka di kasus impor garam ini, yaitu MK, FJ, YA, FTT, dan SW.

Tersangka YN disangkakan Pasal 2 atau Pasal 3, dan atau Pasal 5 ayat (1) huruf a, b, atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55. ***



Baca berita pilihan konteks.co.id lainnya di "Google News"

Author

Qatar-Banget-konteks-Piala-Dunia-2022

Berita Lainnya

Muat lagi Loading...Tidak ada lagi