Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Pramono ingin mengubah image Jakarta yang tadinya cuma pusat bisnis menjadi destinasi wisata utama.
Menariknya, durasi tinggal wisatawan di Jakarta kini melonjak drastis dari yang biasanya cuma 1,5 hari menjadi hampir 3 hari.
"Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja," pungkasnya.
Pramono optimis, dengan makin banyaknya event internasional kelas dunia, daya tarik Jakarta bakal makin top tier di mata global.
So, siap-siap tabungan dari sekarang, ya!***