Erika menyayangkan klarifikasi Panda yang justru seolah bernostalgia alih-alih menanggapi poin utama soal ancaman dan intimidasi yang ia terima setelah hubungannya dengan Panda menjadi konsumsi publik.
"Capek juga diem mulu. Sebenernya bukan cinta-cintaannya yang perlu dibahas. Tapi pengancamannya, pembully-annya, fitnahnya," tegas Erika.
Ia pun menambahkan bahwa isu ini tidak akan ia tangani sendiri, melainkan sudah berada di tangan pihak yang berwenang.
Baca Juga: China Bangun Pabrik Tekstil Rp652 Miliar di Brebes, Serap 8.000 Tenaga Kerja dan Suplai H&M Global
Menanggapi tuduhan Erika soal grup berisi 19 orang yang mengancam dirinya, Panda berdalih tak tahu-menahu.
Ia justru mengaku juga menjadi korban ancaman, walau tak menyebut siapa pelakunya.
"Saya juga sempat diancam, saya jadi emosi. Saya nggak tahu grup itu," ucapnya.
Hingga kini, publik masih menantikan bagaimana akhir dari polemik ini.
Yang jelas, netizen pun terbagi dua, antara yang membela Erika dan yang bersimpati pada DJ Panda.***