KONTEKS.CO.ID - Arema FC bergerak cepat memperkuat komposisi tim jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Klub berjuluk Singo Edan itu resmi merekrut gelandang asal Brasil, Gustavo Franca, yang didatangkan dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Persija Jakarta tidak diperpanjang di tengah musim.
Franca kini telah diperkenalkan secara resmi kepada publik dan langsung bergabung dalam sesi latihan tim.
Baca Juga: Gagal Penuhi Ekspektasi, Persija Resmi Berpisah dengan Gustavo Franca Jelang Putaran Kedua Liga 1
Kehadirannya diproyeksikan untuk menambah kedalaman lini tengah sekaligus meningkatkan daya gedor Arema FC pada paruh kedua kompetisi.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa perekrutan Franca merupakan hasil evaluasi menyeluruh manajemen dan tim pelatih setelah menyelesaikan putaran pertama liga.
“Franca kami datangkan karena kebutuhan tim di lini depan. Dia punya karakter ofensif dan bisa mengisi beberapa peran di tengah,” ujar GM yang akrab disapa Inal itu, melansir laman resmi ILeague, Rabu, 21 Januari 2026.
Manajemen Arema FC saat ini juga berpacu dengan waktu untuk menuntaskan proses administrasi dan pendaftaran pemain agar Franca bisa segera diturunkan dalam laga resmi.
“Kami sedang kejar proses registrasinya supaya bisa segera dimainkan, termasuk untuk pertandingan melawan Dewa United,” imbuhnya.
Tak Butuh Lama Adaptasi
Dari sisi pemain, Gustavo Franca mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
Ia menyebut Kota Malang bukan lingkungan asing baginya karena sudah beberapa kali merasakan atmosfer sepak bola di kota tersebut saat masih berseragam Persija Jakarta.
Baca Juga: Persib Ogah Rombak Besar Tim di Putaran Kedua, Bojan Hodak Waspadai Borneo FC dan Persija
“Saya sudah pernah datang ke Malang sebelumnya ketika bermain untuk Persija. Jadi saya tahu seperti apa kota ini dan bagaimana atmosfer sepak bolanya,” kata pemain dengan tinggi 176 cm itu.
Pengalaman tersebut membuat Franca merasa lebih siap secara mental. Ia juga menilai sambutan tim pelatih dan rekan setim sangat membantunya beradaptasi sejak hari pertama bergabung.