KONTEKS.CO.ID - Harapan Timnas China untuk lolos ke Piala Dunia FIFA pupus pada Kamis malam kemarin, setelah kalah 0-1 dari Indonesia.
Ini membuat pelatih kepala Branko Ivankovic mengaku memikul tanggung jawab besar atas kegagalan timnya.
Kekalahan yang terjadi di Jakarta dalam kondisi sulit tersebut mengakhiri perjalanan China di kualifikasi zona Asia.
Alhasil Negeri Tirai Bambu kembali memperpanjang penantian dua dekade untuk kembali tampil di putaran final Piala Dunia.
"Tim ini telah berjuang demi target ini selama lebih dari 20 tahun," ujar Ivankovic dalam konferensi pers usai laga.
"Kami yakin jika bisa lolos dari grup berat ini ke babak selanjutnya, peluang untuk lolos sangat terbuka."
"Tapi kami gagal, dan sebagai pelatih kepala, saya tentu memikul tanggung jawab besar."
China hanya mampu meraih dua kemenangan dari sembilan pertandingan di Grup C, yang dihuni Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan Indonesia.
Mereka menempati posisi juru kunci dengan total 6 poin.
Baca Juga: Petik 3 Poin dari China, Timnas Indonesia Buka Peluang Tembus Piala Dunia 2026
Ivankovic, yang ditunjuk sebagai pelatih pada tahun lalu, menekankan adanya kemajuan dalam masa kepelatihannya, terutama dalam regenerasi skuad.
"Kami telah memasukkan generasi muda yang memberi energi baru bagi tim," ungkapnya.
"Berdasarkan penampilan mereka, saya yakin tim ini memiliki masa depan yang menjanjikan."
Ia juga memberikan kredit atas performa Indonesia yang dinilainya meningkat dibanding pertemuan sebelumnya pada Oktober 2024, saat China menang 2-1 di Qingdao.